• My Cahaya

    Lari Dari Kegelapan Menuju Cahaya

Tuesday, 31 January 2012

Usia Dunia Menurut Perspektif Islam


Berita Alam Ghaib 3: Usia Dunia Menurut Perspektif Islam


Sambungan dari entri: Sejak Bila Bakat Ditentukan Illahi?  (sila klik jika belum membacanya)



Diceritakan ketika Nabi Musa a.s bermunajat kepada Tuhan Rabbul-'Alamin di bukit Thursina, maka pada saat itu berkesempatan Nabi Musa a.s bertanya kepada Allah dengan mengajukan beberapa pertanyaan.

Jawab Allah: Pertama-tama aku menciptakan adalah Nur-Muhammad, kemudian aku jadikan Durratul-Baidhoo' dari Nur-Muhammad, dari Durratul-Baidhoo' aku jadikan 70000 negeri di cakerawala (jika kita pakai istilah sekarang ialah 70000 planet di cakerawala ). Maka satu planet itu luasnya tujuh puluh kali bumi. Tiap-tiap planet itu dijadikan penghuninya 70000 orang bukan bangsa jin, dan bukan bangsa manusia, dan juga bukan bangsa malaikat. Kesemuanya dijadikan dengan kalimat "Kun Fayakuun". Mereka beribadat kepada-Ku sampai 70000 tahun. Kemudian setelah itu, mereka jadi derhaka kepada-Ku, lalu Aku binasakan mereka itu semuanya.

Kemudian sesudah itu aku jadikan lagi 80000 buah negeri (planet) yang besarnya cuma sepuluh kali dari bumi dunia, semua berada di cakerawala yang bertingkat-tingkat. Di planet itu Aku ciptakan sebangsa unggas (burung) yang memakan tumbuh-tumbuhan dan biji-bijian sahaja. Lama kelamaan unggas-unggas itu pun musnah. Kemudian baru aku jadikan 20000 makhluk sebangsa manusia dari cahaya secara beransur-ansur lalu musnah jua.

Kemudian setelah berselang 70000 tahun sesudah itu, baru Aku jadikan Qalam, Lauhil-Mahfuzh, 'Arsy, kursi dan Malaikat. Maka setelah kira-kira 70000 tahun lagi barulah Aku jadikan Syurga dan Neraka, kemudian setelah itu baru aku jadikan makhluk manusia yang namanya Adam, tetapi bukan bapakmu Adam yang sekarang ini, Hai Musa.

Aku jadikan dia dari awal Adam sampai keturunannya yang terakhir 10000 tahun lamanya.

Setelah itu Aku jadikan pula Adam yang lain dengan keturunannya terakhir dalam masa 10000 tahun.

Demikian seterusnya Aku jadikan tiap-tiap Adam dan keturunannya dalam masa 10000 tahun ganti  berganti, sehingga mencapai 10000 orang Adam. Maka Adam yang sekarang inilah yang kesepuluh ribu kalinya. Demikianlah keterangan yang penulis dapat, dari kitab "Permulaan dijadikan langit dan bumi" oleh Al-'Allamah Syaikh Nuruddin Ali.

Para pembaca yang budiman. Jika kita renungkan keterangan di atas itu, jelaslah bagi kita, bahawa umur dunia ini, sudah lama benar, atau sudah tua betul. Cuba bayangkan sahaja, setiap Adam Tuhan ciptakan sampai anak keturunannya yang terakhir, adalah memakan waktu sampai 10000 tahun. Maka berapakah Jumlahnya 10000 x 10000 tahun? 10000 x 10000 = 100000000 tahun (seratus juta tahun).  Jadi jelasnya bumi kita telah dihuni oleh manusia yang pertama Tuhan ciptakan, sehingga Adam yang terakhir di zaman kita ini adalah lama masanya memakan waktu seratus juta tahun.

Kalau baru-baru ini ahli purbakala telah menemui tengkorak manusia di tanah mana-mana kawasan arkeologi  yang sudah berumur 300000 tahun, itu belum seberapa jika di bandingkan dengan keterangan dan pendapat 'ulama islam Syaikh Nuruddin Ali, bahawa bumi kita ini telah dihuni manusia sudah seratus juta tahun lamanya.
Tengkorak Purba
Untuk memperkuat keterangan akan sudah tua umurnya dunia, pernah diceritakan oleh junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w. tentang pengalaman dan penglihatannya dalam perjalanannya ke Isra' dan Mi'raj, iaitu baginda telah melihat ada seorang wanita memanggil-manggil dan merayu namanya. Wanita itu nampak sudah terlalu tua, namun masih cantik rupanya, memakai pakaian yang indah serta perhiasan yang gemerlapan, emas intan berlian.

Lalu Nabi bertanya kepada Jibril, Siapakah gerangan wanita itu?

Jawab Jibril : "Itulah Dunia!"

Kini, kita sama-sama dapat membuktikan dengan mata bahawa apa yang dilihat oleh Nabi itu, adalah betul-betul dunia, semakin tua bertambah cantik.

Yang dimaksud dengan dunia adalah negeri, atau bumi dimana tempat manusia tinggal. Cubalah kita perhatikan bandar-bandar di Malaysia, yang semakin hari pembangunannya semakin hebat dengan gedung-gedungnya yang menjulang tinggi, lebuh rayanya yang lebar dan luas, dengan lampu-lampu LEDnya yang berwarna warni dikala malam. Bukan di Malaysia sahaja, bahkan seluruh dunia sedang membangun.

Apakah artinya BANGUN dalam bahasa arabnya? bahasa arabnya adalah "Qiyaamah". Jadi jelas dunia sekarang sudah mulai mahu kiamat dimana-mana! Sudah dihias, atau sedang dihiasi dunia ini oleh manusia. Tinggal menunggu detik-detik sampai saatnya masa terakhir bagi dunia ini. Menandakan zaman akhir bahawa ciri dan alamatnya, adalah Allah tidak akan mengutus seorang Nabi sesudah Nabi Muhammad s.a.w. Kerana peribadi baginda sudah menjadi predikat Nabi Akhir Zaman.

Cubalah pembaca renungkan !

Bersambung di entri: Asalnya Hari Yang Tujuh

Anwar Suran Home – Jan 2012

Share:

Sejak Bila Bakat Manusia Ditentukan Illahi?





Berita Alam Ghaib 2: Sejak Bilakah Bakat Manusia Ditentukan Illahi?



Sambungan daripada Asal Mula Kewujudan Alam Semesta (sila klik jika belum membacanya lagi)

Kemudian Allah meletakan cermin "Haya" dekat kurungan Nur Muhammad itu, (referensi kurungan, iaitu pada akhir ayat di entri ‘Asal Mula Kewujudan Alam Semesta’ tentang Nur Muhammad) demi setelah terlihat bayangannya di dalam cermin, tiba-tiba timbulah rasa malunya sehingga keluar keringat (peluh) sekujur badannya. Dengan kudrat Ilahi dan hikmat, maka dari tiap butir keringat itu telah menjadi roh manusia.

Lalu Allah memperintahkan mereka agar  bersujud 5 kali ketika itu, itulah pula sebabnya umat Nabi Muhammad s.a.w diwajibkan solat lima kali sehari. Kemudian berubahlah rupa merak itu menjadi wujud manusia dalam rupa yang indah sekali, berdiri seperti orang yang sedang bersolat di dalam keranda mutiara. kemudian Allah perintah seluroh roh-roh itu tawaf yakni mengelilingi lembaga Muhammad itu, mengucap tahmid dan tasbih ke hadirat Allah Ta'alaa selama seratus ribu tahun (100000). Kemudian Allah Ta'alaa memandang kepada Nur Muhammad itu, lalu berkeringatlah sekujur badannya lagi.

1. Maka dari keringat hidungnya, Allah ciptakan sekalian malaikat,
2. Dari keringat mukanya Allah Jadikan 'Arsy, Lauhil-Mahfuzh, Qolam dan lain-lain,
3. Dari keringat dadanya, dijadikan para nabi dan Rasul, 'Ulama dan sebagainya,
4. Dari keringat belakangnya, Allah jadikan Baitul-Ma'mur, Baitullah, Baitul-Muqaddis, dan tempat-tempat ibadat (masjid) di seluruh dunia,
5. Dari keringat alisnya, Allah jadikan roh-roh umat Nabi Muhammad lelaki dan perempuan,
6. Dari keringat telinganya, Allah jadikan roh-roh umat Yahudi dan Nasrani dan orang-orang sesat dari jalan Allah,
7. Dari keringat kakinya, Allah jadikan isi alam semesta dunia dari timur hingga ke barat.

Lalu Allah berkata kepada Nur itu: "Cubalah lihat mukamu" lalu ia memandang ke depan dilihat berupa Nur, kemudian dilihat ke belakang dilihatnya berupa Nur, lalu ia memandang ke kiri dan ke kanan dilihatnya demikian juga. Itulah yang akan menjadi sahabatnya nanti di dunia, yaitu Abu Bakar Assidiq, 'Umar bin khatab, 'Uthman bin Affan dan 'Ali bin Abi Thalib.
Kemudian Nur-Muhammad lalu bertasbih ke hadirat Allah Ta'alaa selama 70000 tahun.
kemudian Allah jadikan Nur Muhammad itu, Nur sekalian para Nabi-nabi.
Kemudian Allah jadikan pula roh umat Muhammad dari Nur Muhammad, dan Allah jadikan roh umat-umat yang lain dari Nur Nabinya masing-masing.
kemudian roh-roh umat Nabi Muhammad sama-sama mengucapkan kalimat Tauhid :

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ مُحَمَّدٌ رَسُولٌا لله
"Tiada Tuhan Kecuali Allah, Nabi Muhammad Utusan Allah"

Kemudian Allah Jadikan sebuah pelita dari akik yang merah, yang bahagian luarnya dapat dilihat dari sebelah dalamnya kerana sangat beningnya. Seterusnya Allah ciptakan pula bentuk Muhammad dan diletakan dalam lampu itu, Ia berdiri seperti sedang bersolat, kemudian roh-roh para Nabi mengelilingi Nur Muhammad, serta mengucap "سُبْحَانَ اللَّهِ" dan "لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ" selama 100 tahun.


Kemudian sesudah itu, Allah memerintahkan roh-roh itu memandang kepada Nur Muhammad, akan tetapi pemandangan mereka itu tidak sama. Ada yang dapat melihat matanya saja, dan sebagainya.

1. Adapun roh-roh yang dapat melihat kepalanya, apabila lahir ke dunia, dia akan menjadi pembesar, raja, atau presiden dan sebagainya,
2. Yang melihat keningnya, akan menjadi raja yang adil,
3. Yang melihat matanya, akan menjadi orang yang hafal Al-Qur'an,
4. Yang melihat alisnya, akan menjadi seorang pelukis,
5. Yang melihat telinganya, akan menjadi orang yang suka menuntut ilmu pengetahuan,
6. Yang melihat pipinya, akan menjadi orang yang suka berbuat kebaikan terhadap manusia
7. Yang melihat bibirnya, akan menjadi pegawai raja,
8. Yang cuma melihat hidungnya, akan menjadi ahli hukum, tabib, cerdik pandai dan sebagainya,
9. Yang cuma dapat melihat mulutnya, akan menjadi orang suka berpuasa pertama
10. Yang cuma dapat melihat giginya, akan menjadi orang yang cantik di dunia,
11. Yang cuma dapat melihat lidahnya, akan menjadi utusan raja-raja,
12. Yang cuma dapat melihat tenggorokannya, akan menjadi penasihat, mubaligh, para mu'azzin,
13. Yang cuma dapat melihat janggutnya, akan menjadi orang yang suka berjuang di jalan Allah,
14. Yang cuma dapat melihat tengkuknya, akan menjadi orang yang ahli dalam berniaga,
15. Yang cuma dapat melihat lengannya, akan menjadi orang yang pandai menggunakan senjata,
16. Yang cuma dapat melihat lengan kanannya, akan menjadi orang yang ahli penangkap ikan,
17. Yang cuma dapat melihat lengan kirinya, akan menjadi seorang penjahit pakaian,
18. Yang cuma dapat melihat tapak tangan kanannya, akan menjadi tukang emas atau timbang,
19. Yang cuma dapat melihat tapak tangan kirinya, akan menjadi tukang menimbang,
20. Yang melihat dua lengannya, akan menjadi orang yang dermawan,
21. Yang cuma dapat melihat belakang tangan kanannya, akan menjadi hebat memasak,
22. Yang cuma dapat melihat belakang tangan kirinya, akan menjadi orang yang berjimat,
23. Yang cuma dapat melihat ruas jari kanannya, akan menjadi tukang menjahit,
24. Yang cuma dapat melihat ruas jari kirinya, akan menjadi jurutulis,
25. Yang cuma dapat melihat dadanya, akan menjadi alim 'ulama, pengarang, ahli falsafah,
26. Yang cuma dapat melihat belakangnya, akan menjadi orang yang berbakti kepada Tuhan,
27. Yang cuma dapat melihat lambungnya, akan menjadi seorang pejuang,
28. Yang cuma dapat melihat perutnya, akan menjadi orang tidak akan serakah pada dunia,
29. Yang cuma dapat melihat lututnya, akan menjadi orang yang amat kuat sembahyang,
30. Yang cuma dapat melihat dua kakinya, akan menjadi ahli berburu,
31. Yang cuma dapat melihat tapak kakinya, akan menjadi orang yang suka mengembara,
32. Yang cuma dapat melihat bayangannya saja, akan menjadi penari, penyanyi dan ahli musik.

Bakat-bakat kita sudah ditentukan semenjak di alam arwah lagi
Demikian masing-masing roh itu tidak sama dan tidak semua yang dapat dilihatnya. Andai ada roh diwaktu itu dapat melihat lebih dari satu macam anggota Nur Muhammad, apabila dia dilahirkan menjadi manusia, mereka akan mempunyai lebih dari satu bakat. Dan siapa dari antara roh-roh itu, tidak dapat melihat apa-apa dimasa itu, kelak bila lahir ke alam dunia ia akan menjadi manusia yang tidak mempunyai kecekapan apa-apa (tetapi tidak ramai).

Jadi jelasnya bakat-bakat manusia yang kita buktikan di dunia ini, baik dia sebagai pengarang, ahli pidato, atau pelukis, seni dan sebagainya, itu adalah bakat-bakat yang telah diberikan semenjak dia berada di alam arwah oleh Allah Ta'alaa.

Para pembaca yang budiman…
Ketahuilah sesungguhnya manusia ini Allah jadikan ia hidup berpindah-pindah dari empat alam, dari satu alam kepada alam yang lain.

- Pertama di alam arwah, belum mempunyai jasad kasar atau badan jasmani. Yang mana ketika itu roh-roh tersebut cuma bertasbih dan memuji kepada Allah,

- Kedua di alam dunia ini, sejak ia berada di dalam rahim ibunya sehingga lahir sampai ia menutup mata,di alam dunia ini roh-roh itu mengembangkan bakatnya masing-masing.

- Ketiga alam Barzakh, suatu alam yang tersembunyi dari pandangan mata manusia, iaitu alam kubur, setelah roh berpisah dari jasadnya,

- Keempat alam Akhirat, suatu alam dimana roh dengan badan bersatu semula, disinilah alam yang terakhir, suatu alam yang kekal abadi, yang tidak akan berpindah-pindah lagi buat selama-lamanya bagi manusia. Kerana itulah, alam akhirat dinamakan alam "Baqo" suatu alam yang kekal abadi.


Sekian Terima Kasih

Anwar Suran Home - Jan 2012

Share:

Sunday, 29 January 2012

Khas Buat Ibu Yang Bertuhankan Anak



Assalamualaikum wbt…


Untuk entri kali ini, penulis tujukan khas buat golongan yang sudah mempunyai anak ataupun yang bakal mempunyai anak mahupun bakal berkahwin… Kepada sesiapa yang selain dari golongan yang dinyatakan, nak baca pun tak mengapa, boleh dijadikan sebagai pengatahuan tambahan. Keseluruhan entri kali ini adalah 100% berdasarkan hasil pemerhatian penulis semenjak dari bangku sekolah sehinggalah sekarang.

Definisi ibu bertuhankan anak ialah seorang ibu yang terlalu menyanjungi, membanggai, dan mempercayai tanpa ragu-ragu 100% terhadap anaknya sedangkan anaknya bukanlah sebaik mana seperti yang disangka. Anaklah segala-galanya bagi mereka. Kalau bertemu dengan jiran ataupun sesiapa, confirm mereka akan bercerita mengenai perihal anaknya contonhya:

“kau tau tak Kak Nor, anak aku dapat 9A dalam SPM, tak sangka… dari kecik dia minat belajar tau… nak suruh dia ambil jurusan perubatanlah… boleh jaga aku sakit nanti…”

Perbualan di atas ini merupakan perbualan 'riak yang normal', baiklah kita lihat contoh yang lain...

“Kak Non nak tau tak, anak aku selalu pergi masjid tau, sampai orang masjid sayangkan dia… kadang-kadang jadi tukang azan, imam dan macam-macam la… anak Kak Non pergi masjid tak? tak nampak pun? hihihihi!”

Contoh lain yang lagi sakit jiwa!

“Anak aku yang darjah 1 tu dapat masuk kelas pertamalah huhu! Kau tau tak Yati, kelas pertama tu kelas untuk budak pandai-pandai jer tau… anak kau pulak kelas keberapa?”

Amacam? Annoying tak? Anak baru darjah 1 dah nak dibangga-banggakan… Kalau besar nanti anak makcik tu jadi sampah masyarakat camner ya? Nak sorok muka tu kat mana? Kalau masa kecik-kecik cerdik, tak semestinya bila dah besar pun cerdik ok... begitu juga sebaliknya. Jadi, berhati-hatilah kalau nak berbangga sekalipun.

Golongan yang bertuhankan anak selalunya apabila berjumpa seseorang (yang turut mempunyai anak) pasti “anak aku…” “anak aku…” “anak aku…” pot pet pot pet bangga pasal anak sampai naik panas telinga si pendengar. Makcik ingat makcik sorang jer yang ada anak? Tolonglah respect telinga orang lain ya. Kalau sekali sekala tak mengapalah, tapi kalau dah 24 jam asyik bercerita tentang anak mahu tak muak?

Ramai para ibu tidak tahu bahawa apabila bercerita mengenai anak boleh mengguris hati jiran yang mempunyai anak yang tidak berpelajaran
Ada juga yang lebih teruk daripada itu iaitu menipu pasal anak selalunya ini kerja orang kampung. Keputusan SPM anak hanya dapat cukup-cukup makan jer tapi cakap kat jiran tetangga dapat 8A 2B (contoh)… Lepas tu bila anaknya masuk kolej swasta dicakapnya pulak yang anaknya itu tak berminat untuk menyambung belajar di universiti kerajaan. Malah ada yang siap kutuk-kutuk universiti kerajaan lagi… (padahal anak dia tu yang tak layak untuk ke IPTA!). Bukannya tak boleh nak menipu tetapi menipu tu biarlah berpada-pada… Makcik ingat jiran-jiran atau kawan-kawan makcik tu bodoh sangat nak percaya menda-menda macam tu bulat-bulat? Dekat mulut bolehlah si jiran tu sebut percaya tapi dalam hati… hahahaha…

Berbual mengenai anak biarlah berpada-pada dan mempunyai batas tertentu agar tidak timbul hasad dengki
Sebenarnya penulis sangatlah memahami bahawa seorang ibu sangatlah berbangga dengan pencapaian anaknya. It’s ok, itu fitrah kerana merekalah yang mengandungkan 9 bulan, membesarkan dan berhabisan duit demi anaknya tapi biarlah berpada-pada apabila berbangga kepada jiran. Janganlah sampai jiran-jiran naik muak sehingga tak pasal-pasal anak dia yang tak bersalah pun turut sekali menjadi mangsa dibenci oleh jiran lebih-lebih lagi jiran yang anaknya ‘ala-ala kadar sahaja di dalam pelajaran’… sepatutnya kita perlu memberi mereka semangat.

Kali ini penulis ingin menyentuh mengenai perihal anak-anak di sekolah pula. Kadang-kadang ada pelajar-pelajar yang tidak boleh disentuh langsung oleh guru-guru mereka kerana bimbang ibu bapanya akan datang menyerang! Kadang-kadang sehingga riuh sekampung! Banyak kali juga penulis membaca mengenai perkara ini di dalam media-media. Subhanallah… kenapa jadi sampai begitu sekali ibu-bapa zaman i-phone 4 ini? Takkan tidak boleh disentuh langsung anaknya itu? Kenapa nak jadikan anak itu berlagak? Kesian kat anak tu dibesarkan untuk menjadi berlagak, manja dan jahat dibelakang ibu bapa.

Adakah ibu bapa tahu sifat anaknya di sekolah? Ataupun buat -buat tahu?
Tolonglah wahai pakcik-makcik… pakcik-makcik tahu ke perangai anak pakcik-makcik kat sekolah tu? Pakcik-makcik ada pasang CCTV ke kat badan anak pakcik-makcik? Pakcik-makcik tahu ke yang anak pakcik-makcik itu pagi-pagi tiru kerja sekolah kawan-kawan sementara menanti guru masuk? Tahu ke yang anak pakcik-makcik tu suka tengok menda-menda lucah dan bluetooth dalam hanfon kawan-kawan? Tahu ke yang anak pakcik-makcik suka mengacau budak-budak perempuan? Last sekali… Pakcik-makcik tahu ke yang anak makcik tu merosot dalam pelajaran disebabkan sifatnya sendiri yang malas belajar tapi suka cakap besar? Jadi, sebab itulah anak pakcik-makcik dibedal ok, mesti ada alasan punya! Kecuali dalam sesetengah kes sahaja yang guru itu bermasalah tapi peratusannya kecil je.

Penulis pun pernah bersekolah ok… kebanyakkan kawan-kawan penulis yang ibu-bapanya suka datang ke sekolah untuk menyerang guru-guru, perangai mereka sekarang ini sangat pelik sehinggakan penulis sendiri pun tidak dapat nak menghuraikannya. Tapi yang penting kawan penulis itu sekarang ini memang berperangai pelik (rasa macam nak remove jer dari list friend facebook tapi tak sampai hati).

Baiklah, dibawah ini penulis ada senaraikan diantara kesan-kesan apabila si ibu terlalu berbangga dengan pencapaian anak mereka dan riuh sekampung macam ayam nak bertelur dengan jiran-jiran tertangga…

-Anak akan jadi stress sebab si ibu asyik puji anak dekat jiran-jiran
-Si ibu mendapat dosa kerana riak
-Hubungan silaturrahim ibu sesama jiran-jiran mahupun kawan-kawan semakin renggang
-Ibu akan dijadikan bahan umpatan
-Kadang-kadang anak yang tak bersalah turut menjadi mangsa pandangan sinis jiran tetangga
-Jiran akan berhasad dengki dengan anaknya dan suka melihat anaknya ‘JATUH’!
-Pernah terjadi kes dimana keluarga itu disantau kerana berlagak sangat mengenai anaknya…

Jadi beringatlah bahawa sifat ‘bertuhankan anak’ membawa lebih banyak keburukkan berbanding kebaikkannya. Kalau boleh jauhilah atau berpada-padalah janganlah sehingga mencemarkan institusi kejiranan anda. Anda juga yang susah bukan?

Sifat saling menjaga hati jiran tetangga merupakan salah satu sifat yang amat terpuji

Penulis memohon jutaan kemaafan kerana ada terkasar bahasa… tetapi pandangan penulis ini adalah jujur dari hati yang dalam. Jika anda mempunyai jiran yang bertuhankan anak, jangan teragak-agak lagi untuk share entri ini di facebook anda!

Sekian terima kasih.

Anwar Suran Home – Jan 2012

Share:

Wednesday, 25 January 2012

Berpihaklah Terhadap Yang Dizalimi



Pernah tak anda semua dizalimi? Contohnya seperti barang berharga anda dicuri, anda difitnah, diperbodohkan, dipukul, dan sebagainya... pernah tak? Bagi sesiapa yang tak pernah, bersyukurlah tetapi bagi sesiapa yang pernah, tentu amat perit sekali mengalaminya betul tak? Rasa macam nak jumpa jer orang itu dan kasi tenyeh-tenyeh kepala tu sampai lebam! (tapi jangan buat betul-betul pulak ok)..

Yang menjadi persoalannya, apabila kita mengadu kepada seseorang seperti sahabat kita mengenai masalah kita contohnya seperti laptop kita dicuri dan sebagainya, selalunya sahabat kita akan menjawab, 'redha aje la', 'takde rezeki la tuh', 'alah.. duit boleh dicari', 'maafkanlah dia okey' dan pelbagai lagi jawapan yang tidak berpihak kepada kita. Jawapan seperti itu menunjukkan seolah-olah kita pula yang bersalah, orang yang zalim itu pula yang betul.. salahkah kita untuk menuntut hak kita?

Begitu juga apabila penulis membahaskan tentang harta intelek, orang akan balas ilmu itukan hak Allah, jangan kedekut ilmu, menulis kerana Allah kena ikhlas. Persoalannya, Islam itukan adil. Apakah seseorang itu tidak ikhlas apabila dia menuntut sesuatu yang menjadi haknya?

Cuba renungkan ayat Allah ini:
"Dan Kami tetapkan atas mereka di dalamnya (Taurat) bahwa jiwa dibalas dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka pun ada Qisasnya. Barangsiapa yang melepaskan hak Qisas, maka melepaskan hak itu jadi penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka adalah orang-orang yang zalim."
[Al Maa-idah:45]
Bagaimana Allah nyatakan yang HAK dahulu barulah kemudian Allah jelaskan apa pula kelebihan bagi mereka yang melepaskan haknya itu. Ini baru adil, sebab kita diberi pilihan.

Oleh itu sebelum kita suruh orang itu ikhlas dengan pemberian, kehilangan, kecurian, hak diambil dan sebagainya maka nyatakanlah dulu haknya agar hatinya terasa AMAN dan TENANG. Usah terus terjah sahaja. Berpihaklah padanya dahulu.

p/s: Segala pendapat penulis ini diadaptasi daripada pendapat pakar motivasi yang popular iaitu Tengku Asmadi Bin Tengku Mohamad.


Sekian Terima Kasih

Anwar Suran Home - Jan 2012

Share:

Tuesday, 24 January 2012

Jambatan Paling Ngeri Di Dunia!



Assalamualaikum wbt, penulis sebenarnya masih tercari-cari dimanakah lokasi sebenar jambatan yang teramat-amat menyeramkan ini... rasanya mungkin berada di China kot. Pada pendapat penulis, dalam banyak-banyak jambatan yang  pernah dilihat oleh penulis, penulis rasa inilah jambatan yang paling seram dan menyayat hati yang pernah dilihat... ntah la nak kata macam mana, nak kata gayat tak juga, nak kata gelap dan kotor tak juga tapi yang penting seram sejuk bila melihatnya... apa-apa pun, penulis nak para pembaca lihat sendiri ok. Bagi mana-mana pembaca yang tak suka tengok menda yang seram-seram, penulis rasa eloklah pembaca-pembaca ini lihat entri-entri yang lain didalam blog ini ok... ada banyak lagi entri-entri yang berfaedah. Jangan traumakan diri anda... bagi sesiapa yang berani, baca bismilllah dulu dan scroll ke bawah... jangan takut-takut ok, gambar aje pun... baiklah selamat melihat!







Memang seramkan? Penulis minta maaf sangat-sangat, yang penting penulis tak tipu hahaha... gurau sahaja.

Sekian Terima Kasih

Anwar Suran Home - Jan 2012

Share:

Kehebatan Si Comel Berbulu Oren

Untuk pengatahuan semua, sebenarnya bukan si kucing oren kat atas ini yang hebat, sebaliknya adalah kucing oren yang kat bawah ini kerana kucing ini berjaya menggantikan watak-watak yang penting di dalam lukisan lagenda yang popular! Lihatlah sendiri ya... jangan tergelak pulak lepas tengok hehe.. comel giler!






Comel tak? dah la gemuk, manja tergedik-gedik pulak tuh haha... Untuk pengatahuan semua, sebenarnya kucing ini merupakan salah satu haiwan kegemaran Nabi Muhammad SAW. Terdapat banyak hadis mengenai kucing. Apa-apa pun kita baca dahulu kisah dibawah ini ok...

Diceritakan dalam suatu kisah, Nabi Muhammad SAW memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza.

Suatu ketika, dikala Nabi hendak mengambil jubahnya, di temuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai diatas jubahnya. Kerana tidak mahu mengganggu haiwan kesayangannya itu, Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.

Ketika Nabi kembali ke rumah, Muezza terbangun dan tunduk sujud kepada tuannya.

Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengusap lembut ke badan kucing baginda itu sebanyak 3 kali. Begitulah kasih sayang Nabi Muhammad terhadap kucing yang merupakan binatang kesayangannya.

Tidak hanya nabi, isteri Nabi sendiri, Aisyah binti Abu Bakar Ash Siddiq pun amat menyukai kucing, dan merasa amat kehilangan dikala kucingnya meninggalkan.

Kesimpulannya, sesiapa sahaja yang memelihara kucing maka ia telah pun mengikuti salah satu sunnah Rasulullah SAW samada secara sengaja mahupun tidak sengaja. Janganlah menganiaya kucing yer. Berdosa besar hukumnya.

p/s: Kucing ni ada yang jenis suka 'pancut' dan berak merata-rata, jadi kalau nak pelihara kucing, belilah buku panduan penjagaan kucing ok.. ataupun tanya sahaja mereka yang pakar mendidik kucing... yang penting elakkan sifat malu-malu kucing dan alim-alim kucing haha...


Sekian Terima Kasih

Anwar Suran Home - Jan 2012

Share:

Sunday, 22 January 2012

Bukti Allah Itu Maha Besar!


Sungguh Maha Besar, melihat ciptaan-Nya saja kita tidak mampu apalagi melihat Allah SWT, renungkanlah bahan bacaan di bawah ini semoga kita terhindar dari perbuatan sombong. Sesungguhnya kita teramat amat kecil di sisi Allah SWT.

Penulis telah mendapatkan beberapa gambar mengenai perbandingan ukuran bumi diantara beberapa bahagian planet-planet lain di alam semesta ini.

Saya ingin bertanya anda semua, besar tak saiz bumi melalui gambar dibawah?

Lalu kita lihat pula gambar di bawah ini, dan lihatlah betapa kecilnya saiz bumi berbanding Jupiter

Rupanya planet jupiter amatlah kecil berbanding bintang Sirius...

Akan tetapi... bintang Sirius jauh ketinggalan saiznya berbanding bintang Aldebaran! 

Subhanallah! nampaknya ada lagi yang lebih besar daripada Aldebaran iaitu bintang Betelgeuse!


Oh tidak!!! masih ada lagi yang bintang yang jauh lebih besar daripada bintang Betelgeuse!!!


Dengan perbandingan di atas tadi, sekurang-kurangnya kita menjadi sedar betapa kecilnya bumi, apatah lagi kita sebagai penghuninya. Terbayang jelas alam semesta yang sangat besar pada gambar skala-skala di atas. Bumi kita tidak kelihatan lagi di sini, bahkan matahari hanya sebesar debu.

Antares adalah bintang ke-15 yang paling terang di angkasa. Sebenarnya masih terdapat banyak lagi yang lebih besar dari VY Canis Majoris, tapi belum ada bukti dan bahkan satelit huble tercanggih pun belum boleh melihatnya.

Penulis sempat juga berfikir... Siapakah kita ...?
Layakkah kita sombong di hadapan Allah?
Apakah tujuan hidup kita ...?
Apa yang membuat hidup kita, manusia, berharga, mulia di hadapan Allah...?

Dengan melihat saiz bumi sahaja kita dah merasa teramat-amat besar dan luas sedangkan hakikatnya saiznya hanyalah setitik! Maka... tidaklah layak manusia berjalan di atas muka bumi ini dengan perasaan sombong terhadap sesama makhluk Allah, apalagi berlaku sombong terhadap Penciptanya, Yang Maha Besar, Allah SWT.

Untuk kefahaman yang lebih jelas, saksikanlah video dibawah ini…



Sekian Terima Kasih

Anwar Suran Home 2012

Share:

Perhatian, segala entri dan 80 peratus daripada gambar-gambar yang terkandung di dalam blog ini adalah hasil dari rekaan dan idea My Cahaya Post. Gambar-gambar yang terkandung di dalam blog ini mempunyai bandwidth-nya yang tersendiri dan menyebabkan anda tidak boleh sesekali mengambil URL gambar-gambar tersebut. Jika anda ingin berbuat demikian, sila download gambar-gambar yang anda mahu dan upload semula di dalam blog anda. Selepas anda berbuat demikian, sila inform saya melalui ruangan komen, facebook page, email mahupun shoutbox. Sekian, terima kasih.

Bilangan Pelawat

Entri Terlaris

Hantarkan Email Anda